Tips Menggoreng Ikan

Kalau masak ikan segar, sebuah insiden kecil sering terjadi, gara-gara minyak goreng meletup dan mengenai tangan bahkan wajah. Hal seperti itu yang membuat mood memasak menjadi buruk, Memasak adalah hal yang sangat menyenangkan. Apalagi menyajikan makanan favorit orang yang disayangi akan membuat mereka tersenyum bahagia saat menyantapnya. Tetapi wanita suka ogah saat tiba giliran menyajikan menu ikan yang digoreng. Alasannya sama, malas dan takut akan letupan minyak yang bertubi-tubi. Tak dipungkiri memang minyak akan meloncat ke sana sini saat dipanaskan. Dan terutama saat menggoreng ikan, tiba-tiba saja ia bisa loncat ke tangan atau ke bagian kulit lain, meninggalkan rasa pedih dan akhirnya kemerahan karena terbakar minyak panas, seperti kejadian waktu membuat bebek goreng brebes. Akibat ‘kecelakaan’ dapur ini, ada saja trik yang dilakukan para wanita saat menggoreng ikan di dapur. Mulai dari memakai sarung tangan, memakai helm, atau juga malah memilih tidak membuat menu gorengan ikan. Sebenarnya, Anda tak perlu repot memakai helm hanya untuk menyajikan menu ikan yang sedap dan gurih. Ada beberapa cara aman menggoreng ikan agar minyaknya tidak sampai meletup melukai Anda. Perhatikan jumlah minyak Yang terpenting adalah mengukur jumlah minyak untuk menggoreng. Setidaknya jangan menuangkan minyak lebih dari sepertiga ukuran penggorengan. Perlu diperhatikan bahwa minyak nantinya akan naik ke permukaan karena dipicu suhu panas. Dan semakin banyak jumlahnya ia akan semakin mudah meluap. Jaga suhunya jangan terlalu panas Menggoreng akan lebih aman jika Anda memiliki minyak goreng yang memiliki titik didih tinggi seperti misalnya sunflower oil atau vegetable oil. Tetapi apabila Anda memilih menggunakan minyak biasa, maka Anda wajib menjaga suhu minyak goreng. Apabila terlalu panas, jangan kaget bila api bisa menyambar dan memenuhi wajan. Trik pertama adalah memanaskan dengan api besar, kemudian stabilkan panasnya dengan memindah ke mode api kecil atau sedang. Sesuaikan ukuran bahan Bukan dengan memasukkan semua bahan ke penggorengan maka Anda bisa mempercepat waktu memasak. Akan lebih baik bila Anda mempertimbangkan ukuran bahan yang akan digoreng saat memasaknya. Semakin penuh wajan yang digunakan, maka suhu minyak akan semakin turun. Jika suhu minyak rendah, maka proses menggoreng akan semakin lama, selain itu minyak juga akan diserap oleh bahan. Air Vs minyak Dalam suhu yang sama, apabila air dicampurkan dengan minyak maka minyak akan mengambang. Namun, bila minyak berada pada suhu tinggi, maka ia akan membuat air menguap sehingga menimbulkan letupan-letupan kecil. Untuk itu, siapkan tutup khusus untuk wajan sehingga saat bahan yang Anda goreng kadar airnya cukup tinggi, letupannya akan ditahan oleh penutup wajah dan tidak sampai ke mana-mana. Mengurangi letupan Ada beberapa trik untuk mengurangi letupan pada penggorengan: Melapisi wajan dengan menggunakan daun pisang saat menggoreng ikan Meneteskan perasan jeruk nipis pada minyak sebelum digunakan untuk menggoreng

Advertisements

Macam – macam Keju

♦ Macam macam Keju ♦

Suka makan keju atau kue yang mengandung keju? nah tau kah anda bahwa keju mengandung protein lebih banyak dibanding susu?? 100gr keju rata-rata mengandung 22,8gr protein, sedangkan susu hanya mengandung 3,2gr. Keju dibagi menjadi dua yaitu soft cheese dengan kadar air 36-40persen dan hard cheese dengan kadar air 25-36persen.

Nah sekarang yuk mengenal berbagai macam keju.

Macam-macam keju

• Camembert : Terbuat dari susu sapi, teksturnya sangat lembut dengan
warna creamy yellow.

• Ricotta : Keju dari Italia dengan tekstur yang sangat rapuh. Keju
jenis ini mengandung lemak hingga 65 persen.

• Brie : Keju dari Perancis yang mengandung lemak hingga 45 persen
ini tergolong cheese. Ciri khasnya, kulit luarnya berwarna
putih dan bagian dalamnya lembut meleleh

• Cream Cheese : Keju dengan dua pilihan kandungan lemak. Double cream
cheese dengan kandungan mencapai 65 persen dan cream
cheese dengan kadar lemak 45persen. Memiliki rasa yang
sedikit asam.

• Mozzarella : Keju Italia yang berasal dari susu kerbau liar. Dengan
kadar lemak 40-50 persen. Akan meleleh jika dipanggang.

• Edam : Keju khas Belanda beraroma seperti kacang dengan tekstur
keras. Memiliki kandungan lemak hingga 40persen.

• Parmesan : Keju khas Panama yang bertekstur keras. Pada umumnya
berbentuk silinder dengan warna kuning muda. Kandungan
lemak keju ini sekitar 61 persen.

• Cheddar : Keju asal dari Inggris. Rasanya yang lezat dengan aroma
yang tidak tajam menjadikan keju ini paling banyak
dikonsumsi di dunia. Dengan kadar lemak 48persen.

• Emmenthal : Keju asal Swiss. Bentuknya unik dengan lubang-lubang di
permukaannya saat dipotong. Lubang tersebut tercipta
karena proses fermentasi.

Macam-Macam Bentuk Pisau Dapur dan Kegunaannya

pisau dapur

Saat masuk dapur, ada banyak peralatan yang harus Anda ketahui beda dan apa kegunaannya. Salah satunya adalah pisau dapur. Pisau tidak sekedar alat potong, karena ada banyak jenis pisau dapur yang memiliki fungsi berbeda.

Agar Anda tidak salah pakai, inilah beberapa pisau dapur yang harus Anda ketahui perbedaan fungsinya.

Pisau Serba Guna – Chef’s Knife

Pisau ini bisa memotong berbagai bahan, hampir semua bahan masakan atau makanan dapat dipotong dengan pisau ini. Karena itu, banyak wanita lebih suka memiliki satu pisau serba guna ini ketimbang satu set pisau yang kegunaannya cukup membingungkan. Pisau ini paling baik digunakan mengiris bahan makanan, mememarkan bawang putih atau merica.

Pisau Besar – Cleaver Knife

Pisau dengan penampang yang sangat besar ini sering dipakai juru masak China, sehingga nama lainnya adalah Chinese Chef’s Knife. Paling baik dipakai untuk membelah atau memotong tulang ayam. Bisa juga digunakan menyincang daging, memotong sayur, mengiris atau mememarkan jahe dan bawang putih. Karena beratnya lumayan, pisau ini lebih sering dipakai memotong ayam.

Pisau Roti – Serrated Knife

Seperti namanya, pisau ini digunakan untuk mengiris kue atau roti. Cirinya adalah bagian bawah yang berbentuk gerigi tipis. Tekstur tersebut dirancang agar hasil potongan roti atau cake lebih halus dan lembut. Pisau ini bisa juga dipakai untuk memotong sayur dengan tekstur kulit luar yang licin, misalnya tomat, terong, atau mentimun.

Pisau Fillet – Boning Knife

Bentuk pisau ini memanjang dengan bentuk yang lebih ramping dibandingkan pisau serba bisa. Fungsi utamanya adalah memisahkan daging ayam dari tulangnya, membuat irisan yang sangat tipis pada daging, memisahkan ikan dari tulangnya, juga membuang urat atau lemak.

Pisau Ukir – Paring Knife

Pisau ini biasanya memiliki ukuran kecil. Bentuknya lebih pendek dengan lekuk melengkung. Sesuai namanya, pisau ukir dipakai untuk mengukir buah dan sayuran. Bentuknya yang kecil membuat pemakainya bisa fleksibel mengukir berbagai bentuk buah atau sayur sebagai hiasan masakan.

Pisau Iris – Slicing Knife

Pisau ini hampir mirip pisau serba guna, tetapi bentuknya lebih sempit dan tipis. Gunanya adalah mengiris kulit buah hingga setipis mungkin. Bentuknya yang tipis sering membuat pisau ini digunakan sebagai pisau untuk mengiris daging asap, daging ayam atau sapi agar irisannya lebih rata dan rapi.

Tips Agar Bumbu Spaghetti Lebih Meresap dan Enak

Spaghetti adalah hidangan pasta yang disukai warga Indonesia. Hidangan dari Italia ini memang nikmat, sayangnya, jika membuat sendiri, bumbu spaghetti kurang bisa meresap ke dalam pasta walau sudah diaduk rata.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa melakukan tips sebagai berikut:

Tambahkan sedikit garam pada air rebusan spaghetti. Hal ini bertujuan agar pasta memiliki sedikit rasa yang merata. Sehingga tidak terlalu hambar jika tidak terkena bagian bumbu.
Tambahkan juga minyak zaitun saat merebus pasta, selain mencegah pasta saling menempel, minyak akan melembutkan pasta dan memudahkan saus spaghetti tercampur rata.
Pastikan pasta matang sempurna, tidak terlalu keras, tidak terlalu lunak. Pasta yang terlalu keras membuat bumbu lebih sulit meresap.
Hidangkan spaghetti dalam kondisi hangat. Pastikan Anda mengaduknya saat saus dan pasta masih hangat. Hal ini bertujuan agar bumbu lebih meresap, jika pasta sudah dingin, maka bumbu akan lebih sulit meresap dan tercampur rata.
Jangan pelit memberi saus spaghetti. Pasta yang tidak terkena saus akan menghilangkan kenikmatan menyantap spaghetti.

Tips Agar Sayur Tetap Hijau Setelah Direbus

sayur

Ada banyak makanan di Indonesia yang membutuhkan sayur rebus sebagai pelengkapnya. Misalnya saja pecel, gado-gado, lotek, urap-urap dan sebagainya. Sayur-sayur tersebut terasa lezat dan segar dinikmati dengan nasi hangat.

Sayangnya, sayur hijau yang direbus sering kehilangan warna hijaunya. Sehingga warnanya jadi agak kecokelatan dan tidak menarik untuk dinikmati.

Pakai cara alami ini untuk membuat sayur hijau rebus tetap hijau dan cantik.

Rebus air secukupnya, kurang lebih 1 liter.
Tuangkan 1 sdt garam ke dalam air rebusan.
Masukkan sayur hijau, rebus seperti biasa, angkat, tiriskan.
Sayur Anda tetap hijau dan cantik dengan cara ini.
Jika Anda juga merebus sayur lain, dahulukan sayur dengan warna pucat. Misalnya taoge, kubis, wortel, baru tuangkan garam pada air rebusan untuk merebus sayuran berwarna hijau.
Mudah bukan? Selamat mencoba!

Tips Kentang Goreng Garing & Renyah

kentang goreng

Kentang goreng atau sering disebut french fries adalah camilan yang disuka banyak orang. Saat Anda datang ke restoran cepat saji, Anda akan menikmati kentang yang renyah dan garing dengan rasa yang lezat, tetapi ketika mencoba memasak hidangan itu di rumah, kentang hanya renyah saat baru matang, saat sudah setengah dingin atau dingin, kentang goreng menjadi layu dan kehilangan semua sensasi renyahnya. Memang masih bisa dimakan, tapi tidak selezat jika ada kerenyahan di setiap gigitannya.

Membeli kentang khusus french fries bisa menjadi pilihan yang praktis, Anda tinggal menggorengnya dan mendapatkan kentang yang renyah. Tetapi.. kentang tersebut cenderung lebih mahal. Sebenarnya Anda bisa memakai kentang biasa untuk mendapatkan kentang goreng yang serenyah buatan restoran cepat saji. Catat tips dari kami!

Pilih kentang dengan kualitas baik, perhatikan permukaan kulitnya! Pilih kentang dengan permukaan yang mulus, tanpa warna hijau, bekas memar atau bekas busuk.
Setelah dipotong-potong sesuai selera, rendam kentang dengan air es selama minimal 30 menit, air rendaman tersebut bisa Anda campur dengan garam. Jika air sudah mulai tidak dingin, masukkan es batu.
Tiriskan kentang, lalu beri taburan tepung maizena, tipis saja.
Jika Anda ingin langsung menggoreng, goreng dalam minyak yang panas dan merendam semua bagian kentang.
Jika Anda ingin menggoreng kentang di lain waktu, masukkan kentang ke dalam plastik atau wadah, masukkan dalam freezer.
Selamat mencoba.

Agar Kelapa Parut Tidak Cepat Basi

Kelapa parut sering digunakan sebagai hiasan atau penambah rasa dalam berbagai hidangan. Kalau tidak berniat langsung menggunakan, sebaiknya olah kelapa parut terlebih dahulu supaya lebih tahan lama. Caranya seperti ini:

1. Masak air dalam dandang hingga mendidih.

2. Taburkan garam pada parutan kelapa. Kemudian aduk parutan kelapa hingga rata.

3. Letakkan kelapa dalam wadah yang tahan panas, dan letakkan dalam dandang. Kukus kelapa parut selama 15 menit.

4. Dinginkan parutan kelapa dan masukkan ke dalam kantong plastik bening yang bersih. Kalau berencana menggunakannya keesokan hari, simpan kelapa di lemari es.

5. Tetapi jika belum tahu pasti kapan akan menggunakannya, simpanlah kelapa di freezer. Jangan lupa untuk mengukusnya kembali selama beberapa menit sebelum memasak.